Dalam rangka menghancurkan batuan menjadi ukuran yang lebih sederhana, salah satu metode yang lazim digunakan dalam industri pertambangan adalah metode peledakan/blasting/biasa disebut dengan drill and blast (pengeboran dan peledakan. Batuan di area tambang akan diledakkan supaya ukuran materialnya menjadi lebih kecil dan lepas sehingga mempermudah proses handling operasional selanjutnya.Namun kegiatan ini tidak selamanya berlangsung dengan mulus ya, ada beberapa faktor yang bisa menggagalkan peledakan atau sekedar menurunkan efisiensinya.

Apa saja? Yuk kita simak.

  1. FAKTOR PRODUK
    Kualitas bahan peledak yang terkontaminasi dengan udara, air, atau sudah melewati tanggal kadaluwarsa akan menyebabkan kualitas peledakan menurun. Produk yang digunakanpun harus disesuaikan dengan kondisi geologi dan batuan yang akan diledakkan.
  2. FAKTOR DESAIN
    Diameter lubang ledak yang terlalu kecil, bahan peledak tidak menyebar merata, akan menyebabkan ledakan tidak terjadi secara maksimal.
  3. FAKTOR KONDISI BATUAN
    Kondisi batuan yang terlalu keras/terlalu rapuh/kondisi batuan yang berubah-ubah akan mempengaruhi responnya terhadap ledakan. Kondisi batuan yang tidak sama ini perlu disiasati dengan pengaturan kekuatan ledakan secara teliti.
  4. FAKTOR TRANSPORTASI
    Kesesuaian kendaraan pengagkut, kondisi rute jalan, dan penanganan bahan peledak selama proses pemindahan atau pengangkutan juga sangat berpengaruh.

    Sebab bisa berpotensi untuk bergesekan satu sama lain, dan kontak dengan udara serta air yang dapat menurunkan kualitas bahan peledak.
  5. FAKTOR PENYIMPANAN/INVENTORY
    Gudang handak tempat penyimpanan bahan peledak wajib memiliki kondisi suhu, sirkulasi udara, jarak dengan dinding, dan sistem first in first out yang baik supaya kualitas bahan peledak tetap terjaga.
  6. FAKTOR PENANGANAN/HANDLING
    Kesalahan design, minimnya pengetahuan tentang produk bahan peledak, ketelitan perangkaian alat ledak juga akan menjadi sangat fatal dalam proses blasting.
  7. FAKTOR CUACA
    Faktor yang tidak bisa diprediksi yaitu cuaca buruk seperti hujan dan angin kencang, yang dapat mengganggu ledakan dan membuatknya kurang efektif. Sehingga waktu peledakan harus sangat dipertimbangkan.

Semua faktor yang telah disebutkan di atas harus diperhatikan dengan cermat untuk memastika keberhasilan aktivitas blasting dan tentu saja keselamatan para pekerja tambang.

 

Baca Juga: 15 Tugas Drill and Blast Engineer Dalam Industri Tambang

PT Bawah Tanah Solusindo
Copyright © 2010 – 2024 All Rights Reserved
chevron-downchevron-down-circle
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram