Menjadi operator alat berat bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah, harus memiliki keahlian khusus dalam menjalankan pekerjaan ini. Bukan hanya bermodalkan “bisa menyetir” saja. Seorang operator alat berat juga harus mampu menjaga dan merawat kesehatan alat berat, memastikan sebelum beroperasi alat berat tersebut sudah ready untuk digunakan.

Kembali lagi, apa syarat jadi operator tambang?

  1. Mampu mengemudikan alat berat

    Ini adalah hal yang wajib dan utama jika ingin menjadi operator alat berat tambang. Namun mengemudikan mobil biasa dan alat berat tambang jelas berbeda ya lisensinya. Kemampuan mengemudikan alat berat ini bisa dibuktikan dengan kepemilikan SIM B2. SIM B2 baru bisa didapatkan jika kalian sudah memiliki SIM B1 yang telah digunakan minimal 12 bulan setelah diterbitkan.

  2. Memiliki Surat Izin Operator (SIO)

    Merupakan sertifikat kelayakan perirangan untuk mengoperasikan alat angkat dan alat angkut secara aman. SIO atau sertifikat serupa biasanya diperoleh setelah menyelesaikan pelatihan khusus, mengikuti ujian praktik dan teori, serta memenuhi persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh otoritas terkait. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa operator telah mendemonstrasikan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang diperlukan untuk mengoperasikan alat berat dengan aman dan efisien.

  3. Memiliki kemampuan dasar mesin

    Kemampuan dasar mengenai teknis analitik dan diagnostik di bidang permesinan alat berat sangat diperlukan agar mampu mengidentifikasi masalah awal atau gejala kerusakan alat berat untuk diteruskan ke tim mekanik.

    Dengan pemahaman yang baik tentang kemampuan dasar mesin, operator dapat mengoperasikan alat berat dengan lebih efisien dan aman. Operator mampu mengidentifikasi masalah potensial, menjaga performa mesin, dan melakukan perawatan rutin yang diperlukan.

  4. Pekerja tim yang baik

    Dalam proses operasional seorang operator harus dengan cepat tanggap memahami arahan yang diberikan selama bekerja di lapangan demi keselamatan dan kebaikan bersama.

    Selain itu sebagai seorang operator alat berat tentu saja akan sering berinteraksi dengan anggota tim lain untuk merencanakan, mengkoordinasikan, dan melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan pekerjaan atau aktivitas pertambangan.

  5. Memahami area kerja

    Paham area kerja sama artinya dengan paham akan bahaya dan resiko yang mungkin akan dihadapi selama bekerja.

    Memiliki pemahaman yang baik tentang area kerja akan membantu operator alat berat melakukan tugas-tugasnya dengan lebih efisien, aman, dan efektif.

 

Bagaimana? Apakah sudah siap menjadi bagian dari industri tambang sebagai operator alat berat?

 

BACA JUGA: Kapan Harus Dilakukan Penggantian Alat Berat?

Penggantian/replacement alat berat harus dipikirkan secara matang oleh perusahaan tambang mengingat harga yang tidak murah di pasaran.

Namun jika mengalami kerusakan yang berulang, apakah masih bisa dipertahankan?

Ada 4 hal yang wajib menjadi pertimbangan perusahaan ketika akan melakukan replacement alat berat, diantaranya yaitu:

  1. Penurunan Performa
    Biasanya disebabkan karena faktor usia alat berat yang sudah tua sehingga menyebabkan efisiensi produksi menurun. Apabila tidak diganti justru akan memakan biaya perawatan atau maintenance yang lebih besar.
  2. Perubahan Lingkungan Kerja
    Lingkungan kerja yang dimaksud adalah kondisi tambang atau metode penambangan. Misal perubahan metode penambangan yang awalnya open pit menjadi underground mining atau sebaliknya. Sebab beberapa alat tidak cocok digunakan di lingkungan kerja yang berbeda.
  3. Kemajuan Teknologi
    Semakin hari akan semakin banyak teknologi -teknologi canggih terbaru yang bisa menawarkan berbagai macam keunggulan mulai dari produktivitas, bahan bakar ramah lingkungan, dan sebagainya sehingga perusahaan perlu melakukan replacement demi kelancaran dan efisiensi operasional.
  4. Biaya Replacement
    Masing-masing perusahaan memiliki acuan perhitungan budgeting atau opportunity cost yang menentukan apakah alat berat akan dilakukan replacement atau maintennace. Keputusan ini akan dibuat berdasarkan perhitungan yang dirasa paling ekonomis untuk perusahaan.

Tujuan dari replacement alat berat ini tidak lain adalah untuk menyediakan peralatan berat yang mutakhir sesuai dengan perkembangan teknologi demi terlaksananya kegiatan produksi. Selain itu ada kalanya biaya perawatan melambung lebih tinggi dibandingkan biaya pembelian unit baru sehingga penggantian atau replacement alat berat bisa menjadi pertimbangan.

Baca Juga: Aktivitas Pit to Port Tambang Batubara, Ada Apa Saja?

PT Bawah Tanah Solusindo
Copyright © 2010 – 2023 All Rights Reserved
chevron-downchevron-down-circle
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram