Bawahtanah → PERBEDAAN OVERBURDEN, INTERBURDEN, UNDERBURDEN, DAN PARTING BATUBARA
Kamis, 11 Mei 2023

PERBEDAAN OVERBURDEN, INTERBURDEN, UNDERBURDEN, DAN PARTING BATUBARA

Penulis - Elena S. Rahayu
Editor - Tim Bawahtanah
Bagikan
Sumber gambar: samindoresources.com

Batubara merupakan batuan sedimen yang terbentuk karena proses pengendapan. Umumnya batubara terendapkan dalam suatu cekungan sedimen bersama dengan jenis batuan sedimen lainnya dan memiliki struktur perlapisan.

Terdapat istilah yang sering digunakan dalam dunia pertambangan untuk mendefinisikan batuan sedimen non batubara yang terendapkan dalam cekungan sedimen yang sama dengan batubara tersebut yaitu: Overburden, Interburden, Underburden, dan Parting.

Overburden

Merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut lapisan batuan non batubara yang terendapkan pada permukaan bumi hingga bagian atas suatu lapisan batubara. Lapisan tanah pucuk (top soil) dan subsoil termasuk pada klasifikasi ini. Overburden ini harus dihilangkan untuk memudahkan proses pengambilan batubara. Proses penghilangan overburden harus dilakukan dengan hati-hati untuk meminimalkan dampak lingkungan. Setelah overburden dihilangkan, batubara dapat diekstraksi dan diproses untuk dijual atau digunakan untuk keperluan industri.

Interburden

Merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut lapisan batuan non batubara yang terendapkan diantara dua lapisan batubara. Interburden umumnya diklasifikasikan dengan ketebalan minimum tertentu sesuai dengan tingkat mineable suatu lapisan batubaranya. Material interburden umumnya berupa tanah, lempung, pasir, dan kerikil.

Underburden

Merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut lapisan batuan non batubara pada bagian bawah suatu lapisan batubara. Istilah underburden umumnya digunakan pada batuan non batubara yang terletak dibawah basal seam (lapisan batubara paling bawah).

Parting

Merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut lapisan tipis batuan non batubara yang terendapkan diantara dua batubara. Parting juga sering disebut sebagai sisipan. Parting bisa menjadi penyebab dilusi pada batubara, parting dapat membuat proses penambangan lebih sulit dan mahal, kemampuan operator dalam pengambilan batubara disinipun sangat diuji agar batubara yang didapatkan tidak tercampur dengan material pengotor dari parting.

Keempat istilah tersebut umum digunakan dalam dunia pertambangan terutama dalam setiap aktivitas operasional. Batubara sebisa mungkin harus ditambang dalam kondisi minim pengotor, sehingga kualitasnya bagus dan harga jualnya tinggi. Dalam semua kasus, penanganan interburden, overburden, underburden, dan parting harus dilakukan dengan hati-hati untuk meminimalkan dampak lingkungan dan menjaga keselamatan kerja di lokasi tambang.

 

Baca Juga: Sektor Usaha Dengan Gaji Terbesar: Tambang

Post Tag
overburden
interburden
underburden
parting batubara

Artikel Lainnya

PT Bawah Tanah Solusindo
Copyright © 2010 – 2024 All Rights Reserved
chevron-downchevron-down-circle
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram