Saat ini MIND ID tengah berupaya untuk memaksimalkan hilirisasi industri pertambangan Indonesia dengan memberikan nilai tambah pada masyarakat.

Apa saja proyeksi strategis yang dilakukan oleh MIND ID untuk mendukung hilirisasi? Yuk kita bahas!

 

Heri Yusuf, Sekretaris Perusahaan BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID menjelaskan komitmen MIND ID menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan menggarap proyek hilirisasi industri pertambangan melalui anggotanya, termasuk:

Apa saja yang dilakukan oleh MIND ID?

1. Edukasi

MIND ID melakukan edukasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai komitmen mereka menjadi yang terdepan dalam menyokong target pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 sebab hilirisasi merupakan salah satu dari 3 mandat yang diberikan oleh pemerintah kepada MIND ID.

2. Informasi Tentang Dampak Pertambangan

MIND ID menggelar event deck booth yang bertujuan untuk memperkenalkan sektor pertambangan di Indonesia dan memberikan informasi tentang kontribusi mereka di dalamnya.

Event tersebut berlangsung dari 13 hingga 15 Oktober 2023 di Sarinah Thamrin, Jakarta, dalam rangka memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-78.

3. Berpartisipasi Dalam Lingkungan

MIND ID menyiapkan 5000 bibit pohon yang dibagikan kepada pengunjung event deck booth secara gratis. Tujuannya adalah untuk berpartisipasi dalam program Gotong Royong Boyong Pohon yang digagas Kementerian BUMN demi mengatasi polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.

Kesimpulan

Berbagai hal dilakukan oleh MIND ID fokus pada proyek hilirisasi sebagai bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan terus memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melelang 10 wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) mineral logam dan batu bara yang tersebar di delapan provinsi. Sepuluh blok tambang tersebut terdiri atas komoditas emas, nikel, tembaga, dan batu bara.

Berdasarkan pengumuman Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM lelang tersebut dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta melalui internet secara tertutup (close bidding) pada aplikasi lelang WIUP.

10 Provinsi

Lelang 10 WIUP ini akan berlangsung di 10 Provinsi yang ada di Indonsia. Ke-10 WIUP yang dilelang itu diantaranya adalah:

  1. Blok Waringin Agung
  2. Blok Lolayam
  3. Blok Wailukum
  4. Blok Gunung Botak
  5. Blok Semidang Lagan
  6. Blok Brang Rea
  7. Blok Taludaa
  8. Blok Nibung
  9. Blok Kaf, dan
  10. Blok Marimou

Total nilai kompensasi untuk 10 WIUP yang akan dilelang Pemerintah mencapai Rp 325 Miliar

Blok dengan luas wilayah ≤ 500 hektare dapat diikuti oleh:

Sementara itu, lelang blok dengan luas wilayah > 500 hektare dapat diikuti oleh:

Lewat panitia lelang WIUP, lelang dilakukan melalui dua tahapan yaitu:

  1. Prakualifikasi yang mencakup administrasi, teknis lingkungan dan finansial
  2. Kedua, kualifikasi yang meliputi penawaran harga secara tertutup, dan tertulis tanpa kehadiran peserta.

Lelang berlaku untuk perusahaan yang tidak sedang memiliki IUP, IUPK, IUPK sebagai kelanjutan operasi kontrak atau perjanjian, IPR dan SIPB. Persayaratan ini tidak berlaku untuk BUMN.

Adapun, pendaftaran peserta lelang dan penyampaian dokumen persyaratan dibuka pada 16-20 Oktober 2023. Dan Lelang dilakukan lewat aplikasi Lelang WIUP mineral dan batu bara yang dapat diakses melalui situs resmi ESDM yaitu simple.esdm.go.id. Waktu pelaksanaan lelang mengikuti waktu yang tertera pada server aplikasi WIUP.

Skandal tambang Bre-X adalah salah satu skandal terbesar dalam sejarah industri pertambangan. Pada tahun 1993, perusahaan tambang Kanada Bre-X Minerals Ltd. mengklaim telah menemukan deposit emas terbesar di dunia di situs Busang, Indonesia. Klaim ini segera menarik perhatian investor di seluruh dunia, dan saham perusahaan melonjak dari $0,30 per saham menjadi lebih dari $200 per saham dalam beberapa tahun.

 

Namun pada tahun 1997, semuanya berubah.

Bre-X mengajukan permohonan ke Badan Pengawas Pasar Modal Kanada untuk memperoleh sertifikat keandalan, tetapi terungkap bahwa klaim mereka palsu. Penelitian menunjukkan bahwa sampel bijih emas yang diuji oleh perusahaan ternyata dicampur dengan emas yang diimpor dari luar negeri dan bahwa klaim mereka tentang adanya deposit emas yang sangat besar di Busang adalah kebohongan.

Skandal Bre-X menimbulkan dampak yang signifikan bagi seluruh industri pertambangan. Nilai saham Bre-X hancur dalam semalam, mengakibatkan kerugian miliaran dolar bagi para investor. Beberapa perusahaan tambang lain yang beroperasi di Indonesia juga terkena dampaknya, karena investor kehilangan kepercayaan pada industri tambang di negara kita.

Skandal Bre-X mengarah pada investigasi pidana dan perdebatan hukum yang panjang. Setelah investigasi, terungkap bahwa Bre-X dan beberapa orang di dalam perusahaan telah melakukan penipuan dan manipulasi pasar untuk memperoleh keuntungan finansial. Beberapa pejabat Bre-X juga didakwa atas tuduhan penipuan dan penggelapan.

Namun, meskipun skandal ini sangat merugikan banyak orang, ada juga yang menganggapnya sebagai pelajaran penting bagi industri pertambangan. Skandal Bre-X menunjukkan betapa mudahnya industri tambang dapat terpengaruh oleh spekulasi dan manipulasi pasar, dan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam kegiatan pertambangan. Setelah skandal ini, banyak perusahaan tambang mulai memperbaiki praktik mereka dan meningkatkan standar transparansi dan akuntabilitas mereka.

 

Dampak skandal tambang Bre-X masih dirasakan hingga saat ini,

Hampir 25 tahun setelah kejadian. Hal ini memperlihatkan betapa pentingnya standar transparansi dan akuntabilitas dalam industri pertambangan. Karena itu, para investor dan pelaku bisnis diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam melakukan investasi dan memilih perusahaan yang terpercaya serta memiliki praktik yang transparan dan akuntabel. Terutama dalam penentuan besaran cadangan bahan galian.

Dalam kesimpulannya, skandal tambang Bre-X adalah pelajaran yang mahal bagi seluruh industri pertambangan. Selain mengakibatkan kerugian finansial yang besar, skandal ini juga mengingatkan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam kegiatan pertambangan. Oleh karena itu, para pelaku bisnis harus selalu berpegang pada standar transparansi dan akuntabilitas yang tinggi sebelum mengambil keputusan investasi.

Secara sederhana, proses terbentuknya nikel laterit adalah akibat adanya pelapukan batuan peridotit yang banyak mengandung mineral olivin, magnesium silikat, besi silikat dan umumnya mengandung 0,3% nikel. Menurut Evans (1993), laterite merupakan produk sisa dari pelapukan kimia batuan di permukaan bumi yang terbentuk karena mineral primernya mengalami ketidakstabilan sehingga membentuk mineral baru yang lebih stabil.

Batuan peridotit yang terpengaruh oleh airtanah yang kaya CO2 akan mengalami pelapukan kimia dan fisika yang akan menghancurkan olivin dan dekomposisi pada batuan induk. Olivin, magnesium, besi, nikel, dan silikat yang larut bersama air ini akan membentuk suspensi koloid dan partikel-partikel silika. Menurut Golightly (1981), unsur yang akan mengalami dekomposisi adalah:

Dan unsur yang akan mengalami pengkayaan adalah:

Faktor yang mempengaruhi pembentukan Nikel Laterite adalah:

  1. Batuan asal: biasanya batuan ultrabasa dengan elemen Ni pada Olivin dan Piroksen
  2. Struktur: Umumnya struktur kekar
  3. Iklim: Musim kemarau ke musim hujan mempengaruhi naik turunnya air permukaan yang mempengaruhi proses pemisahaan dan akumulasi unsur-unsur.
  4. Proses pelarutan kimia dan vegetasi: pemeran utamanya disini adalah airtanah dengan kandungan CO2.
  5. Tektonik: pernah terjadi pengangkatan tektonik yang menaikkan topografi dan menurunkan permukaan airtanah sehingga proses pelapukan lebih intens.
  6. Topografi: topografi yang landai akan lebih memungkinkan terjadinya akumulasi pengendapan melalui pori-pori batuan.
  7. Waktu: Waktu laterisasi dengan ketebalan 1 mm memerlukan waktu 100 tahun.

Endapan nikel laterit bisa ditemukan di lapisan bumi yang kaya akan besi. Kadar besi dan nikel yang banyak biasanya terbentuk melalui pemindahan magnesium dan silika. Jadi, kesimpulannya adalah nikel laterit terbentuk akibat:

Bagikan juga ke teman kalian jika artikel ini bermanfaat!

Seperti yang dilihat di cover sebelumnya yaitu Laskar Pelangi, ternyata setting lokasi Laskar Pelangi ini adalah daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Bangka Belitung.

Bangka Belitung menyumbangkan sekitar 90% produksi timah di Indonesia. Proses penambangan timah di Bangka Belitung sudah dimulai sejak 1711.

Apa itu Timah?

Timah/Stannum (Sn) merupakan unsur kimia yang memiliki nomor atom 50. Berwarna putih keperakan dengan kekerasan rendah dan berat jenis 7.3 g/cm3 (ini kubik)

Timah terbentuk sebagai endapan primer batuan granit yang berasosiasi dengan turmalin dan urat kuarsa, atau keberadaannya bisa juga sebagai endapan sekunder dalam endapan alluvium, elluvial, dan kolovium.

Karakteristik Timah:

Apa kegunaan Timah?

Secara umum Timah digunakan untuk:

Tapi apakah kalian pernah mendengar bahwa Indonesia pernah rugi besar akibat ekspor timah ilegal pada tahun 2013 dengan kerugian tercatat sebesar USD 367.752 atau setara dengan 5,6M hasil penyelundupan 301.800 ton timah.

Namun masa depan Timah di Bangka Belitung masih tetap menjanjikan apabila:

PT Bawah Tanah Solusindo
Copyright © 2010 – 2024 All Rights Reserved
chevron-downchevron-down-circle
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram